Jakarta- Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD) sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah di Indonesia. IKKD merupakan alat evaluasi yang dirancang untuk mengukur efektivitas dan keberhasilan kepemimpinan kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
“Harapanya secara tidak langsung (IKKD) dapat mendorong dan memotivasi pengabdian Kepala Daerah guna percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kinerjanya menuju kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya kepuasan pelayanan terhadap masyarakat,” ungkap Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Strategi Kebijakan Politik, Hukum dan Pemerintahan Dalam Negeri Zuliyadi Antony saat membacakan sambutan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam kegiatan Workshop Aplikasi Pengukuran IKKD di Orchardz Hotel Jayakarta pada Jumat, 18 Oktober 2024.
Lebih lanjut, Antony menjelaskan pengukuran IKKD merupakan langkah awal yang sangat krusial bagi daerah dalam mengevaluasi kinerja pimpinan dan meningkatkan tata kelola pemerintahan. Untuk itu, pihaknya melakukan penyempurnaan instrumen dan metodologi agar IKKD dapat memenuhi prinsip objektivitas, validitas, reliabilitas, kesetaraan, kewajaran dan rasa keadilan disertai common sense guna mendapatkan angka indeks yang lebih objektif dan realistis berdasarkan data dan fakta yang diperoleh.
“Sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 38 Tahun 2020 tentang IKKD, maka dilakukan penyusunan pedoman umum di tahun 2021 yang mengatur lebih rinci teknis pengukuran IKKD. Adapun setiap tahunnya pedoman umum ini dapat dilakukan penyesuaian sehingga tetap relevan,” jelas Antony.
Sementara itu, Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Halilul Khairi mengatakan IKKD seharusnya dapat menjadi alat penilaian yang lebih mendalam dibandingkan sekadar pemberian penghargaan. Jika sebelumnya, BSKDN melalui Leadership Award memberikan penghargaan kepemimpinan, kini dengan IKKD, setiap kepala daerah akan memiliki nilai yang mencerminkan kualitas kepemimpinannya. Hal itu dapat terwujud dengan catatan instrumen yang digunakan dalam pengukuran IKKD bersifat objektif, valid dan reliabel.
“Saya menyampaikan dari awal ini (pengukuran IKKD) harus betul-betul instrumen yang digunakan objektif, kemudian valid, dan reliabel. Valid itu artinya data yang kita gunakan sebagai indikator itu adalah data yang mencerminkan leadership sebenarnya,” ujarnya.
Hal serupa diungkapkan oleh Chief Operating Officer PT Fortuna Teknologi Semesta Hanindyo Permana yang juga menekankan pentingnya menyusun rumusan yang tepat dalam memilih indikator dan variabel untuk penilaian IKKD. “Harapan kami adalah menemukan indikator yang tepat dan minim pertentangan, sehingga indeks yang dihasilkan benar-benar dapat menjadi parameter yang nyaman digunakan dalam menilai kinerja kepala daerah di seluruh Indonesia,” tegasnya.