News

Mendagri Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri dan BNPP

JAKARTA– Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Senin (30/11/2020). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 821.2-4032 Tahun 2020 dan Nomor 821.3-4033 Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator. Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja dengan menerapkan protokol kesehatan, dan sebagian besar pejabat yang dilantik mengikutinya secara virtual.

Mendagri dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan tersebut merupakan acara yang penting. Hal ini karena Kemendagri menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan daerah serta menjadi salah satu pilar dalam penyelenggaraan sistem administrasi pemerintahan negara. “Apalagi pejabat yang dilantik saat ini memiliki eselon yang cukup tinggi sehingga kebijakan dan masukannya berpengaruh kepada publik,” ujar Tito.

Pelantikan, lanjut Mendagri, juga merupakan upaya untuk melakukan penyegaran organisasi. Penyegaran dibutuhkan agar pegawai tidak merasa jenuh dalam bekerja. Di samping itu, pelantikan berguna agar regenerasi tetap berjalan. “Sehatnya organisasi ditandai dengan sistem kaderisasi dan regenerasi yang baik. Tidak bergantung pada satu figur,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri meminta agar pegawai mengerti ilmu bagaimana menjadi bawahan yang baik. Menurut Mendagri, terdapat dua variabel untuk menilai bawahan antara lain prestasi kinerja dan masalah. Berdasarkan dua variabel itu kemudian muncul empat tipologi bawahan; 1). mampu menyelesaikan tugas dan tidak pernah menambah masalah pimpinan, 2). mampu menyelesaikan tugas namun pekerjaannya menambah masalah baru, 3). tidak dapat menyelesaikan tugas dengan baik, namun tidak pernah menimbulkan masalah, dan 4. tidak mampu menyelesaikan tugas dan tidak loyal malah menambah masalah. “Jangan sampai menjadi bawahan nomor empat. Karena akan menimbulkan beban bagi pimpinan dan organisasi. Saya berpikiran positif, agar rekan-rekan yang dilantik hari ini masuk dalam kriteria nomor satu,” tegasnya.

Pada akhir sambutannya, Mendagri berpesan agar pegawai dapat loyal dan mampu menciptakan hubungan baik tidak hanya kepada atasan namun juga kepada bawahan. “Karena keberhasilan kita juga ditentukan dari kerja bawahan kita,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam pelantikan tersebut terdapat empat pejabat baru yang dilantik di Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri antara lain:

  1. Dr. Sumule Tumbo, SE, MM jabatan baru sebagai  Kepala Pusat Litbang Pembangunan dan Keuangan Daerah pada Badan Penelitian dan Pengembangan
  2. Gatot Tri Laksono, S.Pd, M.Si jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Pusat Litbang Adwil, Pemdes dan Kependudukan
  3. Zuliyadi Antony, S.STP, M.Si jabatan baru sebagai Kepala Bidang Urusan Pemerintahan & Pembangunan Daerah Pada Pusat Litbang Pembangunan dan Keuangan Daerah
  4. Ir. M. Wahyu Hidayat , MT jabatan baru sebagai Kepala Bidang Kependudukan Pada Pusat Litbang Adwil, Pemdes dan Kependudukan

Sementara itu, terdapat juga dua pejabat yang mutasi keluar dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri yang mutasi antara lain:

  1. Ir. Tri Rustiana Harahap, MPA jabatan baru sebagai Kepala Sub Direktorat Evaluasi Perkembangan Desa Wilayah IV
  2. Fridrick AP Simatupang., ST., MM jabatan baru sebagai Kepala Sub Direktorat Pengurangan Risiko Bencana pada Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran

Join The Discussion